Mesin CNC: Pengertian, Kelebihan, Cara Kerja, dan Jenis-jenisnya
Industri manufaktur kini dituntut untuk mampu mempercepat proses produksi agar tidak kalah saing dengan para kompetitor yang semakin hari semakin banyak. Namun, mempercepat proses produksi bukan berarti harus mengorbankan kualitas produk. Tingkat akurasi dan presisi produk yang dihasilkan tetap harus diperhatikan. Untuk itu, saat ini dibutuhkan sebuah alat yang bisa membantu automasi proses tersebut, misalnya seperti mesin CNC.
Apa itu Mesin CNC?
Mesin CNC merupakan singkatan dari Computer Numerical Control atau Sistem Pengontrol Numeris. Ini artinya, sebuah mesin memiliki kontrol dengan metode numeris yang di-input menggunakan bahasa pemrograman (kode angka dan huruf), dan tentunya dilakukan menggunakan seperangkat komputer. Sederhananya, dengan memasukkan kode tertentu, mesin akan mengerjakan perintah dengan otomatis sesuai kode tersebut.
Mesin CNC menjadi pilihan utama para pengusaha manufaktur untuk membuat produk yang cepat, tepat, dan akurat. Bahkan, bisa dibilang mesin CNC menjadi alat vital untuk industri-industri manufaktur karena kemampuannya yang luar biasa.
Kelebihan Mesin CNC
Jika dibandingkan dengan mesin konvensional yang dulu digunakan oleh berbagai industri manufaktur, keunggulan mesin CNC mungkin tidak tertandingi. Tidak hanya bisa menghasilkan produk dalam jumlah banyak dalam waktu singkat, ketelitian pengerjaannya juga tinggi karena bekerja sesuai dengan kode yang sudah dimasukkan. Hal ini pun membuat produktivitas pabrik bisa meningkat.
Alhasil, proses produksi juga jadi lebih efisien karena dalam waktu singkat, pabrik bisa menghasilkan banyak produk berkualitas tinggi. Pada akhirnya, keberadaan mesin CNC memengaruhi biaya produksi yang menjadi lebih terjangkau. Selain itu, mesin CNC juga bisa digabung dengan mesin lain, misalnya mesin CAD atau CAM. Menggabungkan mesin CNC dengan perangkat tambahan akan membuat pemakaian mesin lebih efektif lagi.
Cara Kerja Mesin CNC
Untuk mengoperasikan mesin CNC, pertama-tama perlu dibuat program CNC sesuai dengan produk yang akan dibuat. Caranya dengan mengetikkan langsung pada HMI mesin atau dibuat di komputer yang memiliki software pemrograman CNC.
Program CNC, yang juga dikenal dengan G-Code, kemudian akan dikirim dan diproses oleh prosesor mesin CNC. Nantinya, perkakas akan otomatis bergerak dan membentuk produk yang diinginkan sesuai dengan kode yang dimasukkan ke program CNC.
Jenis-jenis Mesin CNC
Saat ini, sudah banyak jenis mesin yang menggunakan kontrol CNC. Setiap mesin tentunya memiliki fungsi yang berbeda-beda, tetapi prinsip pengerjaannya tetap sama, yakni menggunakan kode pemrograman untuk menggerakkan perkakas pada mesin. Ada tiga jenis mesin CNC yang sering digunakan, yakni mesin CNC punching, laser, dan bending.
-
Mesin CNC Punching
Mesin CNC punching, atau dikenal juga dengan turret punch, merupakan mesin untuk melubangi plat besi. Bentuk dan ukuran lubang bisa diatur sesuai dengan keinginan manufaktur, misalnya bentuk kotak, lingkaran, oval, dan lain sebagainya. Beberapa jenis produk yang bisa dihasilkan dengan memanfaatkan mesin ini adalah rak supermarket, cable tray, boks panel, kanopi genset, dan lain sebagainya.
-
Mesin CNC Laser
Jenis lainnya yang juga sering dipakai oleh industri manufaktur adalah mesin CNC laser. Ini adalah mesin yang menggunakan laser untuk memotong material apa pun, misalnya plat besi. Cara kerjanya cukup sederhana, Anda hanya perlu mengarahkan laser berkekuatan tinggi ke arah material yang ingin dipotong. Bentuk pemotongan tentunya diarahkan sesuai dengan kode program pada komputer.
-
Mesin CNC Bending
Sesuai dengan namanya, mesin CNC bending digunakan untuk menekuk (bending) material tertentu. Mesin CNC bending sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis, tergantung dari material yang ingin ditekuk, yakni untuk plat besi, pipa, ataupun kawat.
Ketiga jenis mesin CNC tersebut juga digunakan untuk menghasilkan produk-produk berkualitas dari PT Alba Unggul Metal. Memanfaatkan mesin CNC buatan Jerman, produk alat perkantoran PT Alba Unggul Metal memiliki hasil yang akurat dan presisi, membuatnya sukses menjaga konsistensi produk yang berkualitas. Contohnya yaitu penggunaan mesin cutting laser untuk memotong berbagai ketebalan plat besi dengan bentuk yang bermacam-macam.
Penggunaan mesin CNC pada proses produksi rupanya tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga keamanan produksi. Ini karena setiap mesin memiliki kontrol keamanan yang tinggi dengan sensor di sekeliling mesin. Bila terjadi kesalahan pada layar kontrol, sensor akan menyala untuk memberikan peringatan.
